Maka Siapakah yang Pantas mendampingi Fatimah kalau Bukan 'Ali?
Subhanallah, hanya kata itu yang ada di benak saya ketika membaca sepenggal kalimat diatas..
Hanya sebuah pertanyaan yang singkat, namun satu jawaban yang pasti..
Karena Hanya 'Ali yang pantas untuk Fatimah :)
Masih ingatkah kita tentang kesetiaan 'Ali yang masih menjaga hatinya untuk Fatimah?
Sekalipun Abu Bakar, pria yang lembut hatinya telah maju melamar gadis mulia itu.
Sekalipun Umar, lelaki yang keras namun bagus budinya meminang putri Rasul itu .
'Ali..
Walau miskin harta, namun sangat kaya akan ilmu.
Pria yang banyak sekali memberikan kata-kata hikmahnya saat itu..
Dan kata-katanya masih sering kita dengar atau kita baca pada buku-buku Best-Seller sekarang.
Ada sebuah kisah yang sangat saya sukai ketika mengkaji kisah cinta dua insan ini.
Dan sungguh sangat indaaaaaah sekali..
Ketika cinta telah berada dalm hati kedua makhluk ini,
Mereka manyimpannya dengan sangat apik, rapi dan bersih.
Bahkan setan tidak mengetahui cinta yang bersemi dalam hati-hati mereka.
Kisah cinta yang tersembunyi jauh di dalam relung hati, dan dibingkai dalam manisnya Cinta pada Ilahi.
Sebuah kisah cinta yang berawal dalam diam, dan bersemi dalam indahnya pernikahan yang suci.
Fatimah yang mulia, Bukan untuk Abu Bakar, Bukan untuk Umar, namun untuk 'Ali seorang.
Subhanallah.
Karena Sesungguhnya Jodoh itu tidak akan kemana.
Pasrahkan semuanya pada ketetapanNya.
Terus perbaiki hati dan akhlak kita.
Karena manusia yang baik adalah untuk mereka yang berhati baik pula.
Itulah janji Allah, janji yang selalu benar, yang tidak pernah dipengaruhi oleh keadaan Zaman. :)
"Karena Fatimah hanya untuk 'Ali"
Apakah kita Fatimah dan 'Ali berikutnya??
Ayo, perbaiki terus diri kita :))
Subhanallah, hanya kata itu yang ada di benak saya ketika membaca sepenggal kalimat diatas..
Hanya sebuah pertanyaan yang singkat, namun satu jawaban yang pasti..
Karena Hanya 'Ali yang pantas untuk Fatimah :)
Masih ingatkah kita tentang kesetiaan 'Ali yang masih menjaga hatinya untuk Fatimah?
Sekalipun Abu Bakar, pria yang lembut hatinya telah maju melamar gadis mulia itu.
Sekalipun Umar, lelaki yang keras namun bagus budinya meminang putri Rasul itu .
'Ali..
Walau miskin harta, namun sangat kaya akan ilmu.
Pria yang banyak sekali memberikan kata-kata hikmahnya saat itu..
Dan kata-katanya masih sering kita dengar atau kita baca pada buku-buku Best-Seller sekarang.
Ada sebuah kisah yang sangat saya sukai ketika mengkaji kisah cinta dua insan ini.
Dan sungguh sangat indaaaaaah sekali..
Ketika cinta telah berada dalm hati kedua makhluk ini,
Mereka manyimpannya dengan sangat apik, rapi dan bersih.
Bahkan setan tidak mengetahui cinta yang bersemi dalam hati-hati mereka.
Kisah cinta yang tersembunyi jauh di dalam relung hati, dan dibingkai dalam manisnya Cinta pada Ilahi.
Sebuah kisah cinta yang berawal dalam diam, dan bersemi dalam indahnya pernikahan yang suci.
Fatimah yang mulia, Bukan untuk Abu Bakar, Bukan untuk Umar, namun untuk 'Ali seorang.
Subhanallah.
Karena Sesungguhnya Jodoh itu tidak akan kemana.
Pasrahkan semuanya pada ketetapanNya.
Terus perbaiki hati dan akhlak kita.
Karena manusia yang baik adalah untuk mereka yang berhati baik pula.
Itulah janji Allah, janji yang selalu benar, yang tidak pernah dipengaruhi oleh keadaan Zaman. :)
"Karena Fatimah hanya untuk 'Ali"
Apakah kita Fatimah dan 'Ali berikutnya??
Ayo, perbaiki terus diri kita :))

Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapus